Berita

Pfau/BBC

Dunia

"Mother Teresa" Pakistan Tutup Usia

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 19:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ruth Pfau, seorang dokter dan biarawati Jerman yang mengabdikan hidupnya untuk memberantas penyakit kusta di Pakistan meninggal dunia di Karachi pada usia 87 tahun pekan ini.

Pfau yang digambarkan sebagai Mother Teresa-nya Pakistan meninggal di rumah sakit setelah dirawat beberapa hari.

Pfau menyaksikan kusta di Pakistan untuk pertama kalinya pada tahun 1960 dan kemudian kembali ke Pakistan untuk mendirikan klinik di seluruh negeri.


Usahanya berarti bahwa pada tahun 1996 Pakistan menjadi salah satu negara pertama di Asia yang dinyatakan bebas dari penyakit kusta.

Perdana Menteri Shahid Khaqan Abbasi mengatakan bahwa Dr Pfau mungkin lahir di Jerman, tapi hatinya selalu berada di Pakistan.

"Dr Ruth datang ke Pakistan di sini pada awal sebuah negara muda, ingin membuat hidup lebih baik bagi mereka yang menderita penyakit, dan dengan berbuat demikian, mendapati dirinya berada di rumah," katanya, memuji keberanian dan kesetiaannya seperti dimuat BBC.

Harald Meyer-Porzky dari Yayasan Ruth Pfau di Würzburg mengatakan bahwa Dr Pfau telah memberi ratusan ribu orang sebuah kehidupan bermartabat.

Dr Pfau lahir di Leipzig pada tahun 1929 dan melihat rumahnya hancur karena pemboman selama Perang Dunia Kedua.

Dia belajar kedokteran dan kemudian dikirim ke India selatan dengan perintahnya, Putri Maria dari Hati Maria, namun sebuah masalah visa berarti dia terjebak di Karachi, di mana dia pertama kali sadar akan kusta. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya