Berita

Foto: Kapten Laut (KH) Aripudin

Pertahanan

Athan RI: Tugas Satgas Indobatt 03 Lebih Besar Dan Berat

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 08:57 WIB | LAPORAN:

Atase Pertahanan Republik Indonesia (Athan RI) untuk negara Sudan, Yordania, Lebanon dan Mesir, Kolonel Laut (P) Kemas Ikhwan Madani mengunjungi Satgas Indobatt-03 Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) di Super Camp, El-Geneina, Darfur Barat, Sudan-Afrika, Rabu (9/8).
 
Kedatangan Athan RI beserta rombongan diterima langsung oleh Dansatgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam dengan acara tradisi penyambutan jajar kehormatan dan tepuk tangan yang meriah diiringi lagu Mars Garuda menuju ruang briefing.

Dalam kesempatan itu, Dansatgas memaparkan tentang kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan, sedang berjalan dan yang akan dilaksanakan ke depan, baik di bidang operasi, personel, material, maupun seni budaya.
 

 
Acara dilanjutkan dengan pengarahan Athan Kemas kepada prajurit-prajurit garuda Satgas Indobatt-03 di lapangan Garuda Camp, yang diawali dengan yel-yel pasukan Indobatt-03.

Athan RI memberikan motivasi agar pasukan Garuda tetap semangat dalam melaksanakan tugas ini, tetap profesional, disiplin dan waspada dalam kegiatan.

"Semua prajurit mempunyai peran penting walaupun tugasnya memasak, Cimic atau medis yang tidak segagah pasukan bersenjata," ucapnya.
 
Lebih lanjut Kolonel Laut Kemas menyampaikan bahwa pasukan Indobatt-03 berbeda dari satgas sebelumnya karena satgas yang sekarang menjadi empat Time Site yaitu, El Geneina, Mastery, Habila dan Foro Baranga.

"Mengapa harus Indonesia yang ditunjuk PBB? Itu karena assessment dan apresiasi dari Unamid, ini bukan tugas yang ringan dan tantangannya berat. Tidak hanya tantangan ambush, alam, medan dan cuaca saja, dan itu saya anggap tantangannya Satgas XXXV-C lebih besar dan lebih berat dari sebelumnya," jelasnya.
 
"Apapun yang terjadi, dampak atau gaung bisa ke seluruh dunia. Oleh karena itu, jangan anggap remeh kegiatan-kegiatan sekecil apapun dalam misi ini baik oleh Perwira, Bintara dan Tamtama karena keberadaan kita di sini selain representation dari UN, kita adalah wakil dari duta bangsa dan negara Indonesia yang sudah mengirim kita kesini," tutur Athan RI, lebih lanjut.
 
Athan RI menambahkan, penunjukan Batalyon 433/JS Kostrad sebagai induk pasukan (main body) terpilih dari sekian banyaknya karena apresiasi para pimpinan TNI yang ada di Jakarta dan menjadi Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid bergabung menjadi satu dengan satuan lain dari matra darat, laut dan udara.
 
"Saya memerintahkan kepada kalian untuk dapat membuktikan bahwa anda semua sekalian adalah prajurit terpilih dan terbaik yang punya tekad untuk menjaga citra TNI khususnya dan nama baik bangsa Indonesia pada umumnya. Saya yakin kalian pasti sanggup, karena dari awal sudah kelihatan semangat luar biasa, sambutannya luar biasa, mudah-mudahan bisa dipertahankan sampai dengan selesai penugasan," tegasnya.

Diakhir pengarahannya, Kolonel Laut (P) Kemas pun menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinginya, serta rasa bangga atas prestasi yang sudah dicapai Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid.

"Saya berharap prajurit-prajurit Garuda Indobatt-03, dalam melaksanakan tugas-tugas kedepan, tetap menjaga keselamatan, keamanan, waspada terhadap situasi dan kondisi yang berkembang didaerah penugasan," pungkasnya.
 
Turut hadir dalam acara tersebut Chief G1 Letkol Caj Fajar, Chief G3 Letkol Fanlik, beserta seluruh Perwira serta prajurit-prajurit Garuda Satgas Indobatt-03.[wid]
 


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya