Berita

Deportasi warga China/The Guardian

Dunia

Fiji Deportasi 77 WN China Pelaku Penipuan Online

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 17:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Fiji mendeportasi 77 warga China yang dituduh melakukan penipuan online dan telepon yang menargetkan orang di China daratan.

Penangkapan dan pengusiran massal tersebut merupakan bagian dari operasi sebulan terakhir yang melibatkan badan penegak hukum Fiji dan China, dan menggemakan operasi gabungan serupa yang dilakukan di Indonesia dan Kamboja pekan lalu.

Penjahat cyber yang menargetkan korban di China telah semakin memanfaatkan kemajuan teknologi untuk beroperasi dari luar negeri dalam upaya untuk menghindari pihak berwenang.


Kepolisian Fiji, seperti dikabarkan The Guardian (Selasa, 8/8), jaringan yang berbasis di Fiji dicurigai terlibat dalam lebih dari 50 kasus penipuan telekomunikasi dan online, dan merugikan korban di China lebih dari enam juta yuan.

"77 warga China ini telah dikirim kembali ke China dari Fiji pada tanggal 4 Agustus, 2017," kata polisi Fiji dan Kedutaan Besar China di Suva dalam sebuah pernyataan bersama.Terdakwa diterbangkan ke Changchun di Provinsi Jilin, China timur laut.

Kantor berita resmi China Xinhua mengatakan bahwa penipuan tersebut terungkap setelah salah seorang korban ditipu dari 1,3 juta yuan dan melakukan aksi dbunuh diri, memicu penyelidikan skala besar.

Penyelidikan itu mengekspos judi online dan geng undian ilegal yang melibatkan lebih dari 200 tersangka yang berbasis di China, Indonesia dan Fiji yang telah secara ilegal mengambil hampir 100 juta yuan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya