Berita

Drone/Net

Dunia

Militer AS Berhak Tembak Drone Yang Terbang Di Pangkalan Domestik

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 16:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pentagon memberikan lampu hijau pada lebih dari 130 pangkalan militer AS di negeri Paman Sam bahwa mereka bisa menembak jatuh drone pribadi maupun komersial yang dinilai dapat membahayakan keselamatan penerbangan atau menimbulkan ancaman lainnya.

"Peningkatan pesawat tempur komersial dan swasta di Amerika Serikat telah meningkatkan keprihatinan kami terkait keamanan dan keamanan instalasi, keselamatan penerbangan dan keselamatan orang-orang," kata juru bicara Pentagon Kapten Angkatan Laut Jeff Davis awal pekan ini seperti dimuat Reuters.

Langkah itu diambil setelah melihat tren melonjaknya penggunaan drone di langit Amerika Serikat beberapa waktu terakhir. Penggunaan drone dikhawatirkan akan menimbulkan bahaya bila terbang terlalu dekat dengan tempat-tempat umum atau sensitif seperti pangkalan militer, bandara dan stadion olahraga.


Dalam aturan terbaru yang dikeluarkan Pentagon, militer AS boleh menghancurkan ataupun menyita drone yang melintas di pangkalan militer AS yang dinilai memiliki ancaman.

Otoritas penerbangan nasional Amerika Serikat memperkirakan bahwa drone akan tumbuh dari 42.000 pada akhir 2016 menjadi sekitar 442.000 pesawat pada tahun 2021. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya