Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Korut: Ada Kepentingan Jahat AS Di Balik Sanksi Baru PBB

SENIN, 07 AGUSTUS 2017 | 14:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara akan semakin gencar melakukan uji coba rudal pasca PBB mengadopsi sanksi baru untuk memperketat arus ekonomi ke Korea Utara.

Akhir pekan kemarin, PBB mengadopsi draft resolusi yang digagas oleh Amerika Serikat untuk menetapkan larangan ekspor batubara dan sejumlah komoditi lainnya demi mengurangi pemasukan Korea Utara senilai lebih dari 1miliar dolar  AS.

Dikabarkan AP News awal pekan ini, dengan merujuk media pemerintah Korea Utara, negara tersebut menilai bahwa sanksi baru tersebut adalah rencana Amerika Serikat yang kejam untuk mengisolasi dan menahan Korea Utara.


Sebagai bentuk tanggapan, Korea Utara akan meluncurkan ribuan kali lipat balasan terhadap Amerika Serikat. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut soal apa bentuk balas dendam yang dimaksud.

Korea Utara juga menganggap bahwa sanksi PBB tidak akan pernah bisa memaksa Korea Utara untuk bernegosiasi mengenai program nuklirnya atau untuk melepaskan dorongan nuklirnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya