Berita

Duterte/BBC

Global

Tak Pandang Bulu, Walikota Dan Istrinya Ditembak Mati Karena Perdagangan Narkoba

SENIN, 31 JULI 2017 | 15:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kebijakan perang melawan narkoba yang gencar dilaksanakan oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte benar-benar tidak pandang bulu.

Akhir pekan kemarin, Reynaldo Parojinog, Waliota Ozamiz, sebuah wilayah di pulau Mindanao Filipina, ditembak mati oleh polisi karena memiliki hubungan dengan perdagangan narkoba ilegal.

Ia beserta istri dan 10 orang lainnya yang berada di rumah Parojinog tewas ditembak di lokasi oleh polisi yang menggerebek.


Kepala polisi provinsi Jaysen De Guzman menjelaskan bahwa polisi juga menemukan senapan, uang tunai dan obat-obatan terlarang di rumah tersebut.

Sebelum melakukan penggerebekkan, polisi memperlihatkan surat perintah penangkapan pada para penjaga di luar rumah. Namun hal itu justru disambut oleh tembakan dari para penjaga tersebut.

Namun seorang juru bicara Parojinog menyangkal bahwa telah terjadi baku tembak dan mengatakan bahwa kubu walikota tidak melepaskan tembakan.

Pasca penggerebekkan, putri Parojinog dan wakil walikota juga diamankan karena dinilai terkait pelanggaran narkoba.

Sedangkan juri bicara Duterte menegaskan bahwa walikota tersebut masuk daftar pejabat yang terkait dengan perdagangan narkoba di Filipina.

"Orang-orang Parojinog, jika Anda ingat, termasuk dalam daftar Presiden Duterte tentang orang-orang yang terlibat dalam perdagangan narkoba ilegal," jelas juru bicara Duterte, Ernesto Abella seperti dimuat BBC.

Dengan demikian, Parojinog menjadi walikota ketiga yang ditembak mati dalam upaya perang melawan narkoba. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya