Berita

Nicholas Maduro/Net

Dunia

Nicholas Maduro: Venezuela Siap Dengan Skenario Apapun Dari AS

KAMIS, 27 JULI 2017 | 19:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat sebaiknya tak lagi melakukan intervensi pada Venezuela dan menghindari campur tangan pada urusan internal negara Amerika Latin lainnya.

Begitu kata Presiden Venezuela Nicholas Maduro dalam dalam sebuah pesan kepada Donald Trump melalui Russia Today pekan ini.

"Sebagai presiden, saya menghimbau kepadanya, kepada Presiden Donald Trump, hentikan agresi terhadap Venezuela. Venezuela adalah basis fundamental stabilitas di seluruh Karibia," kata Maduro.


"Pikirkan dengan baik, ahli strategi AS, Venezuela ingin hidup dalam damai, ingin hidup dengan tenang. Hentikan agresi Anda," sambungnya.

Ia menilai bahwa Amerika Serikat telah mengganggu ekonomi Venezuela dengan blokade tidak langsung. Tujuan akhir dari blokade tersebut adalah untuk memicu default ekonomi Venezuela.

Namun demikian, Maduro menegaskan bahwa Venezuela siap untuk skenario apapun.

"Kami memiliki kekuatan ekonomi, kapasitas ekonomi. Venezuela selalu membayar semua tagihannya, memenuhi kewajibannya. Dan itu akan dilakukan pada 2017, 2018, dan 2019," tegasnya.

"Jika kita mendapat pukulan dari utara, jalan menuju ke barat, ke selatan, dan ke timur, untungnya, akan tetap terbuka untuk Venezuela," demikian Maduro. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya