Berita

Ilustrasi/The Guardian

Dunia

Demi Udara Bersih, Penjualan Mobil Berbahan Bakar Bensin Dan Diesel Segera Dilarang

RABU, 26 JULI 2017 | 15:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mobil baru yang berbahan bakar bensin dan diesel akan dilarang mulai tahun 2040 mendatang.

Kebijakan tersebut dikeluarkan oleh pemerintah Inggris di tengah meningkatnya kadar nitrogen oksida yang merupakan risiko utama bagi kesehatan masyarakat. Komitmen tersebut adalah bagian dari rencana udara bersih yang dicanangkan oleh Inggris,

Pemerintah Inggris memperingatkan bahwa langkah tersebut, yang juga akan dilakukan pada kendaraan hibrida.


Langkah tersebut diambil karena bahan bakar tersebut meningkatkan resiko lingkungan terbesar terhadap kesehatan masyarakat di Inggris, yang menghabiskan biaya hingga 2,7 juta poundsterling dalam produktivitas yang hilang dalam satu tahun terakhir.

"Kualitas udara yang buruk adalah risiko lingkungan terbesar bagi kesehatan masyarakat di Inggris dan pemerintah bertekad untuk mengambil tindakan yang kuat dalam waktu sesingkat mungkin," kata seorang juru bicara pemerintah seperti dimuat The Guardian.

"Itulah sebabnya kami menyediakan dewan dengan dana baru untuk mempercepat pengembangan rencana lokal, sebagai bagian dari program ambisius 3 miliar poundsterlinguntuk membersihkan udara kotor di sekitar jalan kami," tambahnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya