Berita

Winston Blackmore Dengan sejumlah istri dan anaknya/BBC

Global

Nikahi 5 Hingga 24 Wanita, Dua Pemimpin Religius Terancam Lima Tahun Penjara

SELASA, 25 JULI 2017 | 18:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua pemimpin religius Kanada dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tinggi British Columbia (BC) awal pekan ini karena melakukan tindakan poligami.

Keduanya adalah Winston Blackmore berusia 61 tahun dan mantan adik iparnya, James Oler berusia 53 tahun.

Blackmore disebut telah menikahi 24 wanita dan dikabarkan memiliki sekitar 145 anak. sedangkan Oler menikahi lima wanita.


Keduanya dikenai tuduhan poligami dan menghadapi ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sebagai informasi, poligami merupakan tindakan ilegal di bawah pasal 293 dari Undang-undang Kanada.

Blackmore dan Oler berasal dari Bountiful di tenggara BC, sebuah komunitas religius yang terdiri dari sekitar 1.500 orang yang didirikan pada tahun 1946.

Keduanya adalah mantan uskup dengan sekte Mormon yang memisahkan diri yang dikenal dengan nama the Fundamentalist Church of Jesus Christ of Latter-Day Saints (FLDS).

Dikabarkan BBC, sekte tersebut memiliki cabang di Amerika Serikat di mana ada sekitar 10 ribu orang yang terdaftar.

Blackmore sendiri kemudian dikucilkan dari FLDS pada tahun 2002 lalu dan digantikan oleh Oler.

Kepolisian Kanada sebenarnya telah melakukan investigasi terkait dengan poligami yang mereka lakukan sejak tahun 1990an.

Namun upaya untuk membawa kasus tersebut ke meja hijau tersandung kurangnya kejelasan hukum.

Namun kemudian pada tahun 2011, Mahkamah Agung BC menegakkan hukum anti-poligami Kanada sebagai konstitusional menyusul permintaan dari pemerintah BC untuk putusan tentang masalah ini. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya