Berita

Pertahanan

Seorang WNI Dideportasi Dari Korsel, Diduga Terlibat Teroris

JUMAT, 21 JULI 2017 | 10:55 WIB | LAPORAN:

Seorang warga negara Indonesia dideportasi hari ini (Jumat, 21/7) oleh pemerintah Korea Selatan karena diduga terlibat organisasi teroris.

Informasi yang dihimpun, WNI dimaksud bernama Sairin (35) dan sudah bekerja di Daegu sejak 24 September 2013. Bersangkutan memiliki paspor dengan nomor A 5868491. Tertera kelahiran Cirebon, 19 Februari 1982.

Sairin sudah diterbangkan dari Busan, Korsel pukul 08.30 pagi tadi waktu setempat dengan pesawat Thai Airways 0651 transit di Bangkok, Thailand. Diperkirakan tiba di Jakarta pukul 17.55 WIB.


Selanjutnya Sairin akan dijemput tim dari Densus 88 Mabes Polri.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi ke sejumlah instansi terkait masih terus dilakukan redaksi.

Sebelumnya pemerintah Korsel juga pernah mendeportasi tiga WNI pada 13 Juli 2016 karena diduga terlibat kelompok teroris ISIS.[wid]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya