Berita

Emmanuel Macron/Net

Dunia

Perancis Jadi Negara Teratas Soft Power Dunia

SELASA, 18 JULI 2017 | 18:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perancis telah melampaui AS dan Inggris sebagai soft power terbesar di dunia.

Hal itu muncul dalam sebuah survei tahunan yang meneliti seberapa besar pengaruh global non-militer yang dimiliki masing-masing negara.

Indeks yang disebut Soft Power 30, menggabungkan polling di 25 negara dan data digital obyektif untuk mengukur dampak suatu negara.


Sebagai informasi, Soft power adalah sebuah istilah yang pertama kali diciptakan oleh akademisi Joseph Nye. Istilah itu merujuk pada kemampuan untuk memanfaatkan aliansi internasional dan membentuk preferensi orang lain melalui daya tarik negara.

Dalam survei yang sama, Inggris memimpin daftar dua tahun lalu dan AS memimpin tahun lalu.

Namun, terpilihnya Donald Trump dalam pemilu Presiden AS tahun lalu, Brexit serta pemilihan Emmanuel Macron di Perancis telah mengubah persepsi global.

Perancis sendiri tahun ini naik di peringkat pertama dari sebelumnya di peringkat kelima dalam daftar yang sama. Hal itu juga dipengaruhi oleh pengaruh Macron sentris dan juga jaringan diplomatik Prancis yang luas, yang tak tertandingi dalam hal keanggotaan lembaga multilateral dan internasional.

Dalam daftar terbaru itu disebutkan bahwa lima negara dengan soft power di dunia adalah Prancis, Inggris, AS, Jerman dan Kanada. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya