Berita

Aquino/Net

Dunia

Eks Presiden Filipina Hadapi Tuduhan Atas Serangan 2015

JUMAT, 14 JULI 2017 | 20:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Presiden Filipina Benigno Aquino akan didakwa diadili atas serangan anti-teror yang gagal yang menewaskan 44 polisi elit pada tahun 2015 lalu.

Menurut keterangan Ombudsman Filipina pada Jumat (14/7), Aquino didakwa telah merebut kekuasaan dan membiarkan seorang kepala polisi yang tertangguhkan, Alan Purisima, untuk menjalankan serangan komando militer Januari 2015.

"Purisima tidak akan ditempatkan dalam posisi seperti itu jika bukan karena keterlibatan dan pengaruh Presiden Aquino," kata Ombudsman Conchita Morales dalam sebuah pernyataan.


Morales menuduh Aquino telah melanggar undang-undang tersebut dengan menugaskan pimpinan misi tersebut kepada seorang pejabat yang sedang menjalani penangguhan pada saat tuduhan tuduhan korupsi.

Pertumpahan darah itu sendiri lebih dikenal sebagai "Pembantaian Mamasapano". [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya