Berita

Qatar/Net

Dunia

Qatar Punya Cukup Dana Atasi Blokade Ekonomi Pimpinan Arab Saudi

SELASA, 11 JULI 2017 | 17:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gubernur Bank Sentral Qatar, Abdullah Saud Al-Thani mengatakan bahwa negara tersebut memiliki cukup uang untuk mengatasi blokade ekonomi dan politik yang dipimpin oleh Arab Saudi.

"Ini adalah kredibilitas dari sistem kami. Kami memiliki uang yang cukup untuk mengatasi situasi mengejutkan apapun," kata Al-Thani seperti dimuat Russia Today.

Kepala regulator keuangan Qatar itu menambahkan bahwa mereka memiliki cadangan dana sebesar 40 miliar dolar AS ditambah emas, sementara Qatar Investment Authority memiliki 300 miliar dolar AS.


"Jadi kita tidak percaya ada yang perlu dikhawatirkan saat ini. Yang bisa saya katakan adalah bahwa lingkungan kita adalah bukti bagi siapa saja bahwa kita adalah yang pertama dari semua solid, kuat dan tahan terhadap segala jenis kejutan," kata Al-Thani.

Ia juga menambahkan bahwa kontrak jangka panjang minyak dan gas di negara tersebut tidak mengalami gangguan. Selain itu,  arus masuk modal ke Qatar masih melebihi arus keluar.

Bulan lalu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir menangguhkan hubungan diplomatik dengan Qatar, menuduh negara tersebut mendukung terorisme. Doha membantah tudingan tersebut, dengan menyebut blokade oleh negara tetangganya ilegal. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya