Berita

HNW/net

Pertahanan

HNW: Spekulasi Yang Muncul Siapapun Yang Dianggap Tak Disukai Penguasa Bisa Dikeroyok

SENIN, 10 JULI 2017 | 20:25 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua MPR RI ,Hidayat Nur Wahid (HNW) mendesak agar pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap pakar informasi dan telematika dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Hermansyah di tol Jagorawi Minggu (9/7) kemarin diusut tuntas.

Pasalnya kata dia, Hermansyah merupakan pakar yang beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa chat mesum antara Firza Husein dan Habib Rizieq Shihab merupakan rekayasa. Ditangkapnya para pelaku itu dengan cepat menurut HNW sangatlah penting.

Sebab, spekulasi terkait kasus kekerasan itu sangatlah beragam. Diantaranya yaitu masyarakat menilai bahwa Hermansyah dan Novel Baswedan sengaja dicelakai karena telah melawan penguasa.


"Anda bisa membayangkan spekulasi yang sangat beragam, siapa pun yang kemudian dianggap tidak disukai oleh pihak penguasa dan oleh siapa pun karena memberikan informasi yang lain, kemudian bisa dilakukan disiram air keras atau kemudian dikeroyok, ditikam, ditengah kota Jakarta," kata HNW kepada wartawan saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/7).

Ditambah lagi kata HNW, Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia merupakan barometer keamanan nasional. Atas dasar itu dia berharap bahwa hari ini pihak kepolisian di hari Bhayangkara memberikan kado terbaik bagi bangsa Indonesia.

"Warga Indonesia diberikan kado oleh pihak Kepolisian bentuknya adalah penangkapan terhadap penjahat yang meneror Novel Baswedan dan Hermansyah. Polisi bisa menangkap teroris sampai ujung kampung-kampung. Masa di Ibu Kota ga bisa?," demikian HNW.[san]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya