Berita

Qatar/Net

Global

Qatar Bentuk Komite Khusus Bantu Klaim Kompensasi Pasca Blokade Arab Saudi Cs

SENIN, 10 JULI 2017 | 15:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Qatar berencana membantu warga serta perusahaan mengklaim kompensasi atas kerugian yang mereka alami dari blokade yang diakukan oleh negara-negara Arab.

Negara Teluk kecil pada hari Minggu kemarin (9/7)  mengumumkan pembentukan sebuah komite khusus dimana individu dan perusahaan dapat mengajukan klaim atas kerusakan. Komite tersebut akan membantu secara legal mengajukan tuntutan tersebut.

"Kami yakin bahwa pengacara Qatar dapat membela Qatar dan simbol-simbolnya melalui prosedur hukum yang tepat," kata Kementerian Kehakiman Qatar dalam pengumuman di akun Twitternya seperti dimuat CNN.


Ribuan individu dan beberapa perusahaan telah mengalami kerugian besar sejak Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dan mematikan semua transportasi dengan Qatar. Empat negara tersebut menuduh Qatar mendestabilisasi Timur Tengah oleh pendanaan terorisme di wilayah tersebut, klaim yang telah dibantah oleh pemerintah Qatar.

Sejak blokade, Qatar melakukan sejumlah upaya agar perekonomian negara tidak terganggu, termasuk melakukan kerjasama dengan negara lain untuk memasok kebutuhan pokok yang berkurang karena blokade. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya