Berita

Trump Jr/BBC

Dunia

Donald Trump Jr Pernah Temui Pengacara Rusia Yang Janjikan Informasi Hillary Clinton

SENIN, 10 JULI 2017 | 13:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Putra Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yakni Donald Trump Jr mengakui pernah bertemu dengan seorang pengacara Rusia tahun lalu. Pengacara Rusia bernama  Natalia Veselnitskaya itu menjanjikan informasi yang merusak soal Hillary Clinton.

Namun Trump Jr mengatakan bahwa Veselnitskaya telah memberikan informasi tidak berarti soal Hillary.

Kabar tersebut pertama kali diungkap oleh media ternama AS, New York Times akhir pekan kemarin. Setelah meminta konfirmasi, baik Trump Jr maupun Veselnitskaya sama-sama mengkonfirmasi hal tersebut. Namun demikian, ditegaskan mereka bahwa kampanye kepresidenan AS tidak dibahas.


Informasi itu mengutip tiga penasihat Gedung Putih yang memberi penjelasan singkat mengenai pertemuan tersebut, dan dua orang lainnya memiliki pengetahuan untuk itu, sebagai sumbernya.

Juga pada pertemuan tersebut, juga ikut hadir menantu presiden Jared Kushner dan kepala kampanye Paul J Manafort.

Pertemuan dengan Veselnitskaya berlangsung pada tanggal 9 Juni 2016 di Menara Trump New York, hanya dua minggu setelah Donald Trump mendapatkan nominasi Partai Republik.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Trump Jr mengatakan bahwa seorang kenalan yang dia kenal dari kontes Miss Universe tahun 2013 telah memintanya untuk bertemu seorang individu yang diberi tahu memiliki informasi yang berguna untuk kampanye tersebut.

"Saya tidak diberi tahu namanya sebelum pertemuan. Saya meminta Jared (Kushner) dan Paul (Manafort) untuk hadir, namun tidak memberi tahu mereka apa-apa tentang substansi tersebut," jelasnya seperti dikabarkan ulang BBC.

"Setelah berbasa-basi, wanita tersebut menyatakan bahwa dia memiliki informasi bahwa individu yang terhubung dengan Rusia mendanai Komite Nasional Demokrat dan mendukung Nyonya Clinton," jelasnya.

"Pernyataannya tidak jelas, ambigu dan tidak masuk akal, tidak ada rincian atau informasi pendukung yang diberikan atau bahkan ditawarkan, dengan cepat menjadi jelas bahwa dia tidak memiliki informasi yang berarti," tambahnya.

Trump Jr mengatakan bahwa Ms Veselnitskaya kemudian memindahkan pembicaraan ke sebuah program yang ditangguhkan agar orang Amerika mengadopsi anak-anak Rusia.

"Menjadi jelas bagi saya bahwa ini adalah agenda sebenarnya selama ini dan bahwa klaim informasi yang berpotensi membantu adalah dalih untuk pertemuan tersebut," tegasnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya