Berita

Rapimwil dan silaturrahmi alim ulama PPP Jawa Barat/Dok. PPP

Politik

PPP Jabar Tegas Tolak Kompromi Dengan Kubu Romi

JUMAT, 07 JULI 2017 | 16:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ketua DPW PPP Jawa Barat Tatang Farhanul menegaskan sikap untuk menolak berkompromi dengan kubu Romahurmuziy.

"Persoalan hukum di PPP ini sepertinya akan terus berkepanjangan. Kita terus diadu-adu, kasihan kan kader-kader militan yang ingin berkiprah di PPP." jelasnya dalam Rapimwil dan silaturrahmi alim ulama PPP Jawa Barat pekan ini.

"Makanya, dalam acara ini, kita, melalui ketua umum Djan Faridz meminta agar DPP melakukan komunikasi politik. Agar ini segera selesai," sambungnya.


Dalam acara yang bertajuk  “Memperkokoh Ideologi dan 6 Prinsip perjuangan partai dalam memantapkan konsolidasi organisasi”‎ ini, TFH, panggilan akrabnya, juga menyampaikan bahwa setidaknya ada 7 poin penting yang dihasilkan.

"Pertama adalah bahwa kami sepakat PPP sebagai wadah perjuangan politik ummat yang berasaskan Islam dan memperkuat eksistensi PPP kembali ke pangkuan ulama dan umat," jelasnya.

Dijelaskan juga bahwa PPP menyatakan tetap utuh, bersatu-padu, solid dan istiqomah terhadap kepemimpinan Ketua Umm Djan Faridz dan hasil hasil Muktamar ke-VIII Jakarta.

Berikutnya adalah menyerukan kepada stakeholder dan pemegang kekuasaan baik eksekutif maupun legislatif untuk mengabaikan upaya pihak lain yg melakukan pemberhentian jabatan sepihak terhadap kader PPP dibawah kepemimpinan Ketua Umum H. Djan Faridz

"Kita juga Mendorong kepada DPP PPP untuk segera melaksanakan silatnas alim ulama seindonesia. Untuk memperkokoh eksistensi yang saya katakan tadi," tambah Tatang.

Masih menurut TFH, dalam Rapimwil ini juga mendorong agar Fraksi PPP DPR RI Untuk meperjuangkan presidential treshold sebesar 20%. Lalu mendorong DPP PPP untuk melakukan kasasi terhadap putusan PT TUN Jakarta.

"Namun yangh tidak kalah pentingnya adalah bahwa kami, PPP Jawa Barat menolak melakukan kompromi dengan kubu Romi (Romahurmuziy),” tandas TFH seperti keterangan yang diterima redaksi. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya