Berita

Pertahanan

Rencana Nyagub Irjen Paulus Waterpauw Belum Direstui Jenderal Tito

JUMAT, 07 JULI 2017 | 12:49 WIB | LAPORAN:

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menginginkan Irjen Pol Paulus Waterpauw fokus memimpin wilayah hukum Polda Sumatera Utara (Poldasu).

Padahal, teman satu angkatan Tito di Akpol 1987 itu mengaku sudah mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Papua untuk Pilkada serentak 2018 mendatang.

"Belum dapat restu dari pimpinan. Yang penting semua mekanisme akan dijalani," ujar Paulus usai serah terima jabatan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (7/7).


Paulus mengatakan telah berkomunikasi dengan pimpinan Polri terkait rencana maju sebagai Bacagub Papua. Artinya, dia siap mengikuti mekanisme resmi internal kepolisian bila sudah resmi ditetapkan sebagai Cagub Papua, yaitu mengundurkan diri dari jabatan Kapolda Sumut.

"Ya, tentu (mundur)," jamin mantan Wakabaintelkam Polri itu.

Paulus mengklaim proses pendaftaran sebagai Bacagub Papua  tidak menghambat tugasnya di institusi kepolisian. Paulus memanfaatkan waktu luang menjelang proses serah terima jabatan Kapolda Sumut untuk mendaftar sebagai Bacagub Papua.

Paulus sudah mendaftar sebagai Bacagub Papua untuk Pilkada Serentak 2018 dan telah menyambangi beberapa partai politik untuk dijadikan perahu politik. Partai-partai itu adalah PDI Perjuangan, PKS, Gerindra, dan Golkar.

Namun, hampir bersamaan, Paulus diamanatkan Kapolri untuk menjadi Kapolda Sumut menggantikan Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Irjen Pol Rycko (lulusan Akpol 1988) menjabat sebagai Gubernur Akpol yang baru menggantikan Gubernur Akpol sebelumnya, Irjen Anas Yusuf, yang dicopot Tito pasca insiden kematian taruna Akpol akibat penganiayaan senior.

Mutasi itu berdasar salinan telegram rahasia (TR) Nomor ST/1408/VI/2017 tertanggal 2 Juni 2017. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya