Berita

Emmanuel Macron (tengah)/Net

Dunia

Berencana Serang Presiden di Halte Bis, Pria Ini Ditangkap

SENIN, 03 JULI 2017 | 18:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria dengan pandanngan nasionalis didakwa dengan tuduhan terorisme karena diduga berencana menyerang Presiden Perancis Emmanuel Macron pada Hari Bastille.

Menurut keterangan yang dirilis oleh kantor jaksa Paris awal pekan ini, rencana itu dirancang oleh seorang pria berusia 23 tahun, namun masih belum jelas bagaimana bentuk serangan yang direncanakan.

Menurut laporan tersebut, tersangka yang berasal dari komune Argenteuil di pinggiran baratlaut Paris, berencana menyerang Presiden Macron pada 14 Juli dalam sebuah parade Hari Bastille di sepanjang Champs-Elysee.


Tersangka, yang menggambarkan dirinya sebagai seorang nasionalis mengancam polisi dengan pisau saat ditangkap pekan lalu.

Sementara di dalam tahanan, pria yang menganggur tersebut mengatakan bahwa dia ingin membuat pernyataan politik dengan menyerang Macron selama parade tersebut. Dia juga dilaporkan mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia berencana untuk menyerang kelompok minoritas seperti orang kulit hitam, Arab, Yahudi atau homoseksual.

Pria tersebut, yang telah digambarkan tidak stabil secara mental, dihukum karena menghasut terorisme pada tahun 2016. Demikian seperti dimuat Associated Press. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya