Berita

Masjid Faletehan/net

Pertahanan

Mencurigakan, Tas Yang Diduga Milik Pelaku Teror Didisposal Aparat

SABTU, 01 JULI 2017 | 03:12 WIB | LAPORAN:

Sebuah ledakan sempat terdengar tak lama terduga teror di Masjid Faletehan, Jakarta Selatan, dilumpuhkan petugas, Jumat (30/6) malam

Hal itu merupakan disposal (penyelesaian) dengan cara meledakkan sebuah tas mencurigakan yang diduga milik terduga pelaku teror.

"Isi tasnya mencurigakan. Makanya didisposal," ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rikwanto, Jumat malam.


Proses disposal berlangsung singkat oleh Tim Resimen I Gegana Korps Brimob Polri.

Sebelum diledakkan, tas yang diduga milik pelaku penusukan terhadap dua anggota Brimob itu, tertinggal di dalam Masjid Falatehan.

Hasil olah TKP, tas berwarna cokelat itu ditemukan di salah satu sudut Masjid Falatehan. Tas tersebut, diketahui berisi pisau sangkur dan bom lontong.

Usai proses disposal, area masjid langsung disterilkan untuk proses penyidikan selanjutnya.

Terpisah, Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan mengaku olah TKP baru dilakukan di area luar masjid. Pasalnya, belum ada izin oleh tim jibom untuk masuk ke dalam masjid setelah proses dispos. Namun, setelah dipastikan kondusif, olah TKP akan dilanjutkan di dalam Masjid.

"Saya akan masuk, kalau jibom sudah mempersilakan. Karena sedang disteril. Nanti akan kami olah TKP di masjidnya. Memastikan pada saat kejadian," tegas Iriawan.

Selain tas misterius tersebut, polisi juga mengamankan KTP yang diduga milik terduga pelaku di TKP. Termasuk sebilah sangkur dan satu unit kendaraan bermotor.[san]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya