Berita

Erdogan/Net

Dunia

Jerman Larang Agen Keamanan Erdogan Terlibat KTT G20

SELASA, 27 JUNI 2017 | 14:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jerman menolak kedatangan agen keamanan Turki yang didakwa melakukan bentrokan kekerasan di Washington bulan lalu untuk bergabung dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam KTT G20 minggu depan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Martin Schaefer mengatakan bahwa Erdogan dan pemimpin negara lainnya dapat membawa pengawal mereka sendiri dalam KTT yang akan digelar di Hamburg tersebut.

Namun ia menegaskan bahwa tetap ada peraturan yang harus dipatuhi.


"Saya memiliki alasan untuk berharap bahwa orang-orang ini, yang telah dikenai hukuman oleh peradilan pidana Amerika tidak akan masuk ke tanah Jerman di masa mendatang, termasuk dalam KTT G20," jelasnya awal pekan ini seperti dimuat BBC.

Media Jerman melaporkan bahwa dalam daftar 50 orang yang akan datang menemani Erdogan dalam kesempatan itu, ada beberapa yang yang terlibat dalam insiden di Washington beberapa waktu lalu.

Polisi menyebutnya sebagai serangan brutal terhadap pemrotes oleh petugas keamanan Turki, namun Turki menyalahkan kekerasan pada demonstran pro-Kurdi yang berada di luar kediaman duta besar Turki di Washington.

Kasus tersebut membuat renggang hubungan AS-Turki. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya