Berita

Dua penari bugil di lapas/BBC

Global

Dua Penari Bugil Hibur Narapidana Di Lapas Ini

SELASA, 27 JUNI 2017 | 13:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hiburan penari bugil biasanya hanya ada di klub malam mewah di kota-kota besar. Tapi ada pengecualian di Afrika Selatan.

Sejumlah wanita yang berprofesi sebagai penari bugil dihadirkan di lapas Medium B Johannesburg baru-baru ini.

Dalam sejumlah foto yang menyebar secara viral, tampak setidaknya ada dua penari bugil yang hadir di tengah-tengah ratusan narapidana di dalam penjara tersebut.


Kedua penari tersebut tampak mengenakan pakaian minim dengan sepatu boot tinggi. Mereka melakukan tarian serta gerakan erotis sebagai bentuk penampilan bagi para tahanan.

Hiburan itu merupakan bagian dari acara 21 Juni telah diatur sebagai bagian dari perayaan Hari Pemuda, bagian dari sebuah program yang dimaksudkan untuk membantu rehabilitasi tahanan.

Juru bicara layanan pemasyarakatan Gauteman, Theentse Morwane, mengatakan bahwa para penari tersebut datang hanya dengan mengenakan lingerie atau pakaian dalam.

Awal pekan ini, Departemen Pelayanan Pemasyarakatan membenarkan kebenaran foto-foto tersebut.

Investigasi penuh sedang dilakukan atas hal tersebut.

"Kami tidak dapat mentolerir apa yang telah kami lihat di media sosial sejak Sabtu," kata  James Smalberger, komisaris layanan pemasyarakatan nasional.

Ia menambahkan bahwa sebanyak 13 petugas lapas telah diskors dan akan menghadapi tuntutan penuh atas kode etik. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya