Berita

Dunia

Turki Resmi Cabut Pelajaran Teori Evolusi Dari Kurikulum Pendidikan

MINGGU, 25 JUNI 2017 | 09:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Turki resmi melarang teori evolusi untuk diajarkan ke siswa SMA di negara tersebut.

Subjek tersebut telah dibuang dari kurikulum di bawah perubahan yang dilakukan untuk menghilangkan topik kontroversial.

"Jika siswa kami tidak memiliki latar belakang, pengetahuan ilmiah, atau informasi untuk memahami perdebatan seputar isu-isu kontroversial, kami telah meninggalkan mereka (teori evolusi)," kata kepala dewan pendidikan nasional, Alpaslan Durmus dalam sebuah pidato.


Kurikulum baru akan mulai berlaku untuk tahun ajaran 2017- 2018.

Durmus mengatakan bahwa ini dibuat untuk menekankan nilai-nilai nasional dan menyoroti kontribusi yang dibuat oleh ilmuwan Turki dan Muslim.

Kritikus menilai bahwa argumen bahwa evolusi terlalu sulit untuk dipahami oleh kelas sembilan bukanlah penjelasan yang masuk akal untuk mengeluarkan subjek dari kurikulum.

"Perubahan kurikulum secara keseluruhan adalah mengambil sistem pendidikan dari penalaran ilmiah dan mengubahnya menjadi sistem agama dogmatis," kata Ebru Yigit, anggota dewan serikat pendidikan sekuler Egitim-Sen seperti dimuat CNN.

"Penghapusan unit evolusi dari kelas adalah contoh paling konkret mengenai hal ini," jelasnya.

Teori evolusi Darwin telah menjadi pusat perang budaya Turki selama dekade terakhir. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya