Berita

Dunia

Bentrok Dengan Warga, Polisi Ini Digantung Di Depan Masjid

JUMAT, 23 JUNI 2017 | 16:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pihak berwenang di Kashmir yang dikelola India mengatakan seorang polisi telah digantung di luar masjid utama di Srinagar pekan ini.

Polisi nahas itu adalah Muhammad Ayub. Ia digiring dengan pakaian polos di luar Masjid Jamia Masjid selama sholat Jumat siang tadi.

Dikabarkan BBC bahwa warga setempat menuduhnya melepaskan senapannya ke kerumunan orang setelah mengalami perkelahian dengan beberapa pemuda.


Menindaklanjuti hal itu, polisi setempat mengamankan dua orang terkait insiden tersebut.

Kepala polisi Kashmir Sheshpal Ved mengatakan tersangka lain akan segera ditangkap.

"Orang-orang yang terlibat dalam tindakan sombong ini akan menghadapi hukum," jelasnya.

Saksi mata menjelaskan kejadian tersebut.

"Petugas polisi mengalami perkelahian dengan sekelompok anak laki-laki dan dia melepaskan pistol, melukai dua anak laki-laki. Orang banyak menerkamnya dan menggantungnya," jelas saksi mata.

Kepala Menteri setempat Mehbooba Mufti mengatakan bahwa polisi telah melakukan pengamanan maksimal di lokasi.

Pasukan polisi Kashmir yang berkapasitas 130.000 telah mengalami ketegangan setelah militan meningkatkan serangan terhadap orang-orang dan petugasnya.

Telah terjadi pemberontakan bersenjata di wilayah mayoritas Muslim melawan pemerintahan India sejak 1989.

Wilayah yang disengketakan diklaim oleh India dan Pakistan secara keseluruhan. India menyalahkan Pakistan karena memicu kerusuhan tersebut, sebuah klaim ditolak oleh Islamabad. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya