Berita

Merkel dan May/BBC

Dunia

Merkel: Jaminan Inggris Pada Warga Uni Eropa Adalah Awal Yang Baik

JUMAT, 23 JUNI 2017 | 15:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa rencana Inggris untuk memastikan hak-hak warga negara Uni Eropa di Inggris setelah Brexit merupakan awal yang baik.

Namun demikian, ia mengatakan masih ada banyak pertanyaan lain tentang Brexit yang mash harus dilakukan.

Dalam proposal Inggris yang diresmikan oleh Perdana Menteri Theresa May pada pertemuan puncak Uni Eropa di Brussels pada hari Kamis (22/6), Inggris akan memberikan para migran Uni Eropa yang tinggal di Inggris selama lima tahun sebagai status "Inggris yang baru".


Itu akan memungkinkan mereka untuk tinggal di Inggris dan mengakses kesehatan, pendidikan dan manfaat lainnya.

Rencana tersebut akan mempengaruhi 3,2 juta warga Uni Eropa yang tinggal di Inggris. Hak mereka dan hak-hak warga Inggris yang tinggal di seluruh Uni Eropa merupakan salah satu masalah yang harus diselesaikan sejak awal dalam perundingan Brexit, bersamaan dengan RUU perceraian Inggris dan perbatasan Irlandia Utara.

"Theresa May menjelaskan hari ini bahwa warga negara Uni Eropa yang telah berada di Inggris selama lima tahun dapat mempertahankan hak penuh mereka. Itu adalah awal yang baik," kata Merkel pada akhir perundingan hari Kamis.

"Tapi tentu saja ada banyak, banyak pertanyaan lain tentang Brexit, tentang keuangan, tentang hubungan dengan Irlandia, yang berarti kita masih harus banyak melakukan sampai Oktober," sambungnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya