Berita

Choi Soon-sil/BBC

Dunia

Teman Dekat Eks Presiden Korsel Dibui Tiga Tahun

JUMAT, 23 JUNI 2017 | 15:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Teman dekat mantan Presiden Korea Selatan Park Geun Hye yakni Choi Soon-sil resmi mendekam di balik jeruji besi selama tiga tahun karena kasus korupsi.

Choi terlibat skandal korupsi yang luar yang berujung pada pelengseran Park Geun-hye dari kursi Presiden.

Choi telah bertindak bertahun-tahun sebagai penasihat Park, yang telah dipecat dan juga diadili. Choi juga menghadapi tuduhan bahwa dia menerima suap untuk Park.


Park membantah semua tuduhan korupsi.

Choi dinyatakan bersalah menggunakan posisinya untuk mempengaruhi pejabat di sebuah universitas untuk mengakui putrinya, Chung Yoo-ra, dan juga memberi nilai putrinya untuk ujian yang tidak pernah dia dapatkan.

Pengadilan tersebut menyatakan dalam putusannya bahwa dia melakukan terlalu banyak kesalahan untuk mempertimbangkan tindakan tersebut karena cinta sebagai ibu yang menginginkan yang terbaik untuk anaknya.

Dikabarkan BBC, dua mantan pejabat di Universitas Ewha Womans yang bergengsi di Seoul juga dipenjara karena berkolusi dengan Choi.

Choi masih menghadapi tuntutan lain termasuk penyalahgunaan wewenang, pemaksaan, percobaan pemaksaan dan kecurangan.

Choi diadili karena menggunakan koneksi kepresidenannya untuk menekan perusahaan memberi jutaan dolar sumbangan ke dua yayasan nirlaba yang dia kontrol. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya