Berita

Ilustrasi/Net

Global

Jumlah Militan Di Marawi Semakin Menyusut

KAMIS, 22 JUNI 2017 | 18:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gerilyawan Islam yang bersembunyi di sebuah kota di selatan Filipina terpojok dan mulai melemah.

Juru bicara militer Letnan Kolonel Jo-Ar Herrera mengatakan pada hari Kamis (22/6) mengatakan bahwa bahwa jumlah militan yang berada di Marawi telah menyusut menjadi sedikit di atas 100 orang.

Sementara itu Letnan Kolonel Christopher Tampus mengatakan bahwa wilayah mereka pun telah menciut.


"Wilayah mereka telah dikurangi menjadi hanya 1 km persegi," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa para tentara menghalangi rute pelarian melintasi jembatan yang membentang di sebelah barat militan.

"Pasukan kita datang dari timur dan utara dan kita menghalangi tiga jembatan," katanya seperti dimuat Reuters.

Tampi mengatakan kepada wartawan bahwa militan masih menggunakan penembak jitu yang menembaki sarang strategis di sekolah dan masjid, dan bom rakitan menghambat kemajuan pasukan Filipina saat mereka maju dari rumah ke rumah.

Dia mengatakan bahwa dia telah melihat setidaknya lima warga sipil berpakaian hitam yang tampaknya dipaksa berdiri di jalan sebagai tameng manusia.

Menurut perkiraan resmi Rabu malam, 369 orang tewas dalam bulan permusuhan, tiga perempat dari mereka adalah militan. Jumlah pasukan keamanan dan warga sipil yang tewas masing-masing berada di posisi 67 dan 26. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya