Berita

Warmbier di Korea Utara/Net

Dunia

Keluarga Otto Warmbier Tolak Pemeriksaan Post-mortem

RABU, 21 JUNI 2017 | 15:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Keluarga seorang mahasiswa Amerika Serikat yang tewas tak lama setelah dibebaskan dari Korea Utara telah menolak pemeriksaan post-mortem jasadnya.

Keluarga Otto Warmbier meninggal awal pekan ini di rumah keluarganya di Ohio setelah lebih dari 15 bulan ditahan di Korea Utara.

Koroner Hamilton County mengatakan bahwa hanya sebuah ujian eksternal yang dilakukan pada Warmbier, yang tiba di rumah dalam keadaan koma.


Korea Utara mengklaim komanya adalah karena botulisme dan pil tidur, namun keluarga dan dokter Warmbier tidak setuju.

Warmbier dipenjara pada Maret 2016 setelah diadili karena berusaha mencuri tanda propaganda dari sebuah hotel

"Tidak ada kesimpulan tentang penyebab dan cara kematian Warmbier saat ini karena tidak ada catatan medis tambahan dan pencitraan untuk ditinjau dan orang-orang untuk diwawancarai," begitu pernyataan dari kantor Koroner di Cincinnati.

"Simpati kami yang paling dalam adalah bersama keluarga dan teman-teman Warmbier saat ini karena kehilangan tragis mereka," sambungnya seperti dimuat BBC.

Dokter di Cincinnati Medical Center, tempat Warmbier dirawat setelah kembali ke AS pada tanggal 13 Juni, memutuskan bahwa dia menderita ketidaknyamanan yang tidak responsif, yang juga dikenal sebagai keadaan vegetatif yang gigih, karena luka neurologis yang parah.

Sebuah pemakaman akan diadakan pada hari Kamis pagi di sebuah sekolah menengah di Wyoming, Ohio, yang dihadiri Warmbier sebelum mendaftar di University of Virginia. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya