Berita

Nabra Hassanen/Press TV

Dunia

Pembunuhan Gadis Muslim Virginia Tak Lepas Dari Motif Kebencian

SENIN, 19 JUNI 2017 | 17:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang gadis muda Muslim ditemukan tewas setelah diculik di luar sebuah masjid di negara bagian Virginia, AS akhir pekan kemarin.

Ia adalah Nabra Hassanen berusia 17 tahun.

Ia diculik dan kemudian dibunuh saat meninggalkan Masjid All Dulles Area Muslim Society (ADAMS) sekitar 30 mil di luar Washington pada hari Minggu (18/6).


Pada saat kejadian, gadis itu tengah bersama dengan teman-temannya sebelum kemudian mereka terlibat dalam perselisihan dengan seorang pengendara yang meninggalkan kendaraanya dan menyerang mereka.

Menurut pernyataan dari Departemen Kepolisian Fairfax County, teman-teman Nabra, yang telah terpencar-pencar selama perkelahian itu, tidak dapat menemukannya di tempat kejadian setelahnya.

Namun jasad Nabra ditemukan di kolam setelah berjam-jam mencari tempat itu dengan tongkat baseball di sampingnya.

Teman-teman Nabra mengatakan bahwa penyerang tersebut telah memukulkan tongkat pemukul baseball pada mereka.

Polisi mengatakan mereka telah menahan seorang pengendara yang mencurigakan dan diidentifikasi sebagai Darwin Martinez Torres berusia 22 tahun.

Pihak berwenang mengatakan bahwa mereka tidak mengesampingkan kebencian sebagai motivasi utama pembunuhan tersebut.

"Kami hancur dan patah hati saat komunitas kami mengalami dan memproses peristiwa traumatis ini," kata ADAMS dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Press TV.

Insiden tersebut terjadi saat pejabat di New York meningkatkan tindakan pengamanan di sekitar masjid-masjid lokal setelah terjadi serangan mematikan terhadap Muslim yang sedang berpuasa di luar sebuah masjid di London. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya