Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mediator Khusus PBB Targetkan 10 Juli Ada Perundingan Segar Soal Suriah

SABTU, 17 JUNI 2017 | 20:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mediator khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Suriah, Staffan de Mistura, ingin memulai putaran baru perundingan antara faksi-faksi Suriah pada 10 Juli.

Begitu keterangan yang dirilis kantornya akhir pekan ini.

"De Mistura ingin mengumumkan bahwa dia akan mengadakan putaran ketujuh dari pembicaraan intra-Suriah di Jenewa. Tanggal target kedatangan para undangan adalah 9 Juli, dengan putaran dimulai pada 10 Juli," bunyi keterangan tersebut.


"Dia bermaksud untuk mengadakan putaran perundingan lebih lanjut pada bulan Agustus dan pada bulan September," sambungnya.

Sejak dimulainya kembali perundingan tahun lalu, telah terjadi beberapa putaran yang diperantarai oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa antara perwakilan pemberontak Suriah atau pemerintah Bashar al-Assad, yang mengakibatkan sedikit kemajuan.

De Mistura mengatakan awal pekan ini bahwa perundingan semacam itu akan bergantung pada kemajuan yang dibuat dalam mendirikan zona "de-eskalasi" di Suriah, di mana lebih dari enam tahun konflik telah menewaskan lebih dari 400.000 orang.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan pada hari Selasa bahwa pembicaraan antara Rusia, Turki dan Iran untuk membahas zona-zona ini akan berlangsung di kota Astana, Kazakhstan, pada awal Juli.

Rusia dan Iran mendukung Assad melawan pemberontak yang didukung oleh kekuatan Barat, sementara kedua belah pihak, dibantu oleh kekuatan Sunni seperti Arab Saudi, berperang melawan militan ISIS. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya