Berita

Gatot Nurmantyo/Puspen TNI

Pertahanan

Panglima TNI: Pancasila Harus Ditanamkan Dengan Cara Doktrin

KAMIS, 01 JUNI 2017 | 16:37 WIB | LAPORAN:

Pancasila adalah Ideologi yang harus ditanamkan dengan cara doktrin yang disesuaikan dengan strata pendidikan, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SMP) dan seterusnya. Namun terpenting bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat.
 
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di hadapan awak media usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jalan Penjambon, Jakarta Pusat, Kamis (1/6) pagi.
 
Panglima TNI menyampaikan bahwa Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.


Sila-sila dalam Pancasila harus diajarkan dan dipahami oleh seluruh rakyat Indonesia sejak usia dini, seperti cara bertoleransi dalam beragama, berinteraksi dengan manusia, menunjukkan cara berbangsa, cara berdemokrasi dan cara mencapai keadilan bagi semua warga negara.

Sejak lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni 1945, baru kali ini diadakan upacara peringatannya secara nasional di seluruh Indonesia. 

"Upacara memperingati Hari Lahir Pancasila ini, merupakan benar-benar fundamental bagi Ideologi Negara Pancasila dan Bangsa Indonesia," ucap Jenderal Gatot.
 
Jenderal Gatot mengatakan bahwa sejarah lahir Pancasila harus selalu dikampanyekan kepada generasi penerus bangsa.

"Bagaimana dengan perasaan kita apabila generasi selanjutnya tidak tahu kapan lahirnya Pancasila," imbuhnya.[wid]

 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya