Berita

Pertahanan

TNI Waspadai Teroris Di Marawi Masuk Lewat Celah Perbatasan

RABU, 31 MEI 2017 | 03:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jaringan teror yang berasal dari Marawi, Filipina berpotensi masuk melalui celah-celah wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, hal tersebut harus diwaspadai bangsa Indonesia.

"Kita harus siap siaga. Jaringan teror melalui celah-celah wilayah perbatasan NKRI," kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Mulyono di Mabes AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (30/5).

Menurutnya, tidak bisa dipungkiri bila aksi teroris muncul kapan saja dan dimana saja. Maka dari itu, pihaknya siap ikut mencegah munculnya jaringan kelompok teror baru.


"Cegah dini kita siapkan di seluruh wilayah NKRI. Semua jajaran AD harus waspada dan siap siaga untuk deteksi dini," kata Mulyono seperti diberitakan RMOLJakarta.

Namun Mulyono tidak menjelaskan detail jumlah pasukan yang disiapkan di wilayah perbatasan NKRI dengan negara tetangga, seperti Filipina. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya