Berita

Foto: RMOL Jabar

Pertahanan

Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu Dikenal Jarang Bergaul

KAMIS, 25 MEI 2017 | 12:42 WIB

Salah seorang terduga pelaku teror bom di Kampung Melayu, Ihwan Nurul Salam (INS), ternyata bermukim di Bandung.

Pagi tadi, petugas Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) bersama polisi telah menggeledah rumah INS yang beralamat di Jalan Cibangkong RT 02 RW 07 Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Dari rumah itu, petugas BNPT membawa istri, dua anak, dan kakak kandung INS untuk dicek DNA mereka.

Pantauan di lokasi seperti diberitakan RMOLJabar.Com, rumah itu dikontrak INS dan terletak di pemukiman yang cukup padat. Posisinya tak jauh dari Trans Studio Bandung.


Di depan rumah itu terparkir satu unit motor sport dengan nomor polisi D 4874 ZAB yang diduga milik INS.

Usai menggeledah, rumah 3x7 meter itu lantas dipasangi garis polisi.

Salah seorang warga yang tinggal di sebelah kontrakan INS, mengaku tak begitu mengenal sosok INS. Padahal, kata dia, INS dan keluarganya telah mengontrak di situ kurang lebih dua tahun lalu.

"Jarang bertemu juga, kalau pun berpapasan hanya selewat tidak mengobrol.Orangnya biasa-biasa dan tertutup. Soalnya kalau dia pulang kerja jarang keluar dan tidak pernah ngobrol dengan tetangga lain," kata Dede kepada wartawan, Kamis (25/5).

Dede mengaku terakhir melihat INS sekitar lima hari lalu keluar dari rumah menggunakan sebuah tas ransel.

"Tapi kami tidak saling menyapa atau bahkan mengobrol karena INS langsung bergegas meninggalkan rumahnya," tandasnya.

Hingga kini polisi masih melakukan penjagaan di sekitar rumah INS.[wid]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya