Berita

Rikwanto/Net

Pertahanan

Penyerang Polisi Di Tuban Sudah Teridentifikasi

MINGGU, 09 APRIL 2017 | 09:46 WIB | LAPORAN:

Kawanan teroris yang menyerang anggota Satuan Lalu Lintas Polres Tuban Aiptu Yudi dan Aiptu Tatag di Pospol di wilayah Jenu, Tuban, Sabtu (8/4) telah diidentifikasi.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, awalnya Yudi dan Tatag yang sedang bertugas, ditembaki penumpang mobil Daihatsu Terios H 9467 HR. Beruntung, keduanya bisa menghindar dan lolos dari maut. Polisi lantas melakukan pengejaran.

"Pada saat dilakukan penyisiran tersebut terdengar suara letusan dari mereka. Dan kemudian terjadi kontak tembak dengan anggota Brimob," kata Rikwanto dalam keterangan yang diterima, Minggu (9/4).


Setelah aksi tembak selesai, polisi menemukan enam jenazah. Semuanya diduga merupakan kelompok yang tergabung dalam jaringan teroris.

"Sebanyak enam pelaku meninggal dunia dalam operasi penindakan tersebut," kata dia.

Dari identifikasi kartu tanda penduduk milik pelaku mereka bernama Adi Handoko warga Kecamatan Tersono Kabupaten Batang, Satria Aditama Kecamatan Ngaliyan Semarang, Yudhistira Rostriprayogi warga Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal, dan Endar Prasetyo warga Kecamatan Tersono Kabupaten Batang.

"Untuk dua pelaku lain yang meninggal, belum dapat teridentifikasi," tandas dia.

Sebelumnya pihak kepolisian menyebut serangan oleh enam terduga teroris Jamaah Ansaru Daulah (JAD) di Tuban itu sebagai aksi amaliyah atau balas dendam karena tiga rekannya telah ditangkap.[wid]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya