Berita

Jenderal Tito Karnavian/RM

Pertahanan

Kapolri: Pembunuh Sadis Pulomas Pemain Lama Grup "Korea Utara"

RABU, 28 DESEMBER 2016 | 20:23 WIB | LAPORAN:

Pimpinan kompolotan perampok di Pulomas, Ramlan Butarbutar, merupakan pemain lama dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi.

Bahkan, Ramlan diketahui sebagai spesialis dan residivis kasus pencurian dengan kekerasan atau pasal 365 KUHP.

"Ramlan Butarbutar itu pemain lama. Sekarang main lagi, sudah tua dia. Dia masuk kelompok (kasus) 365, grup Korea Utara," ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat rilis akhir tahun di Mabes Polri, Rabu (28/12).


Istilah "Korea Utara" tersebut diketahui sebagai komplotan paling sadis bagi institusi Polri.

Bahkan, alumni Akpol 1987 itu langsung mengenali sosok residivis yang akrab disapa Prokas tersebut saat melihat rekaman CCTV.

"Ramlan itu julukannya Prokas. Kalau beraksi, modusnya diikat, dilakban. Biasa nongkrong di Bekasi dan Pulo Gadung. Sudah sering keluar masuk (Bui), sejak saya jadi Kasat Serse (Reskrim) Polda Metro Jaya," tutur eks Kapolda Metro Jaya itu.

Seperti diketahui, polisi telah mengamankan tiga terduga pelaku kasus 365 di Pulomas yang menewaskan enam dari total sebelas korban. Satu di antara ketiga terduga itu terpaksa ditembak mati karena melawan petugas. Sementara itu dua terduga lain masih dalam pencarian polisi. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya