Berita

foto: net

Dunia

Update: Korban Tewas Ledakan Lahore 72 Orang, Termasuk 29 Anak-anak

SENIN, 28 MARET 2016 | 13:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Korban tewas akibat ledakan bunuh diri di sebuah taman umum di Lahore, Pakistan, pada hari Minggu malam telah meningkat menjadi 72 orang.

Diberitakan Xinhua, juru bicara pemerintah provinsi Punjab, Zaeem Qadri, korban yang tewas itu termasuk 29 anak-anak. Terdapat 315 orang lainnya yang luka-luka dalam ledakan mematikan di taman Gulshan-i-Iqbal itu.

Dia mengatakan, rumah sakit telah mengidentifikasi dan menyerahkan jasad 54 korban kepada kerabatnya.


Ledakan yang diklaim sebagai aksi Taliban Pakistan, Jamaat ul Ahrar, dilakukan oleh seorang pria berusia 28 tahun yang berasal kota Muzaffargarh, Punjab.

Deputi Inspektur Jenderal Kepolisian setempat, Haider Ashraf, mengatakan, pembom meledakkan dirinya di stan parkir dekat gerbang ketika taman itu penuh sesak dengan pengunjung komunitas Kristen yang sedang merayakan Paskah. Stan itu terletak dekat ayunan anak-anak dan bilik tiket.

Chief Minister Punjab, Shahbaz Sharif, mengumumkan suasana berkabung tiga hari untuk tragedi tersebut dan memerintahkan bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang di seluruh provinsi itu.

Perdana Menteri Nawaz Sharif dan Presiden Mamnun Hussain mengutuk bom bunuh diri itu dan mengarahkan para pengelola rumah sakit untuk memberikan perawatan medis yang terbaik untuk orang-orang yang terluka.

Panglima militer Pakistan juga mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan badan-badan intelijen untuk sesegera mungkin memulai operasi untuk menemukan jaringan pelaku serangan bunuh diri. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya