Berita

assad-putin

Dunia

Rusia: Kami Dukung Pemerintah Yang Sah, Bukan Assad Secara Pribadi

SENIN, 28 MARET 2016 | 12:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah Rusia menegaskan sikapnya bahwa mereka mendukung pemerintahan yang sah di Suriah, tapi bukan berarti mendukung Presiden Bashar Al Assad secara pribadi.

"Kami tidak mendukung Assad (pribadi). Jangan lupa, dia tidak menjadi teman terbaik kita, tapi ia telah menjadi teman baik bagi Barat," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, hari Minggu (28/3).

Rusia mengaku mendukung pemerintah yang sah karena menurut mereka jika presiden yang sah terguling maka pemerintahan yang sah beserta militernya pun akan hancur. Demikian Zakharova dikutip dari kantor berita RIA Novosti.


Dia menegaskan bahwa pasukan udara Rusia dikerahkan ke Suriah untuk mencegah runtuhnya negara itu dan untuk memerangi terorisme di Timur Tengah, tetapi tidak mendukung Assad dalam perang saudara.

Sebelumnya, setelah melakukan serangan udara anti-terorisme di Suriah selama lebih dari lima bulan, angkatan udara Rusia memulai penarikan pasukan pada 15 Maret di bawah perintah Presiden Vladimir Putin dan persetujuan Assad.

Selama ini Rusia sangat dikenal sekutu terdekat pemerintahan Assad. Hubungan mereka itu yang menyebabkan perselisihan sengit dengan AS dan sekutunya yang bersikeras menuntut Assad untuk mundur. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya