Berita

heru budi hartono/net

Politik

Teman Ahok Usung Ahok-Heru Untuk Jalur Independen

SENIN, 07 MARET 2016 | 15:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Berlarut-larutnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menentukan calon wakil gubernur untuk berlaga bersama di Pilgub 2017 membuat relawannya, Teman Ahok, bergerak sendiri.

"Minggu malam (6/3) sekitar pukul 19.00 kami seluruh pendiri Teman Ahok menyambangi kediaman Pak Ahok di Pantai Mutiara. Kami diterima dengan baik sekali dan dapat hidangan empek-empek yang sangat enak," kata bunyi keterangan pers yang ditampilan di situs temanahok.com hari ini.

Dalam pertemuan itu, Teman Ahok meminta jagoannya segera memutuskan nama calon wakil di Pilkada. Para relawan menekankan bahwa waktu semakin sempit sehingga nama calon wakil harus didapatkan malam kemarin. Teman Ahok memperhitungkan proses ini bukan hanya mengumpulkan dukungan, tetapi juga menginput formulir ke database.


"Kami ingin semuanya rapi dan tidak terburu-buru supaya KPU juga lebih mudah melakukan verifikasi terhadap dukungan ini," tulis mereka.

Dalam pertemuan kemarin malam, Ahok menyatakan bahwa idealnya tetap berpasangan dengan Wagub DKI saat ini, Djarot Saiful Hidayat karena faktor kecocokan. Namun, Teman Ahok mengaku tidak ingin berjudi terlalu banyak. Mereka hanya bersedia memasukkan nama Djarot dalam formulir  dukungan KTP jika Djarot bersedia maju melalui independen. Namun, karena tidak mendapatkan kepastian soal itu, Teman Ahok meminta nama lain yang lebih pasti.

"Pak Ahok menyodorkan nama Pak Heru Budi Hartono, kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemda DKI. Pak Ahok bercerita tentang pribadi dan karakter Pak Heru yang sengat sejalan dengan Pak Ahok. Beliau adalah satu Pegawai Negri sipil yang berani pasang badan untuk memperjuangkan transparansi perencanaan dan penggunaan anggaran di DKI," terang siaran pers itu.

Heru pun dihadirkan semalam di rumah Ahok meski terlambat beberapa jam. Teman Ahok mengaku langsung berbicara dengan Heru dan dan menanyakan kesediaannya untuk dicalonkan sebagai wakil Ahok. Jika tidak mendapatkan kepastian, pihak relawan akan terus meminta nama lain.

"Kami tidak bisa lagi menunggu karena sudah meminta nama wakil jauh-jauh hari. Pak Heru menyatakan bersedia, dan sekaligus nanti bersedia untuk mundur dari posisinya sebagai PNS DKI menjelang didaftarkan ke KPUD,” tulis Teman Ahok.

"Dengan kesediaan itu, maka mulai hari ini, dalam formulir dukungan Teman Ahok akan tercantum nama Pak Heru Budi Hartono sebagai calon wakil untuk Basuki Tjahaja Purnama," demikian keterangan mereka. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya