Berita

habiburokhman/net

Politik

Ahok Terus Lobi Parpol, Klaim 700 Ribu KTP Cuma Gertak Sambal?

JUMAT, 26 FEBRUARI 2016 | 09:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wajar saja Gubernur DKI, Basuki Purnama alias Ahok, masih melakukan lobi-lobi ke beberapa partai politik, terutama PDI Perjuangan, agar mau mengusungnya sebagai Cagub DKI.

Sebab, meski dia dan relawannya terus mengklaim sudah berhasil mengumpulkan hampir 700 ribu  KTP pendukung independen, tapi sampai sekarang belum ada verifikasi resmi dari institusi yang berwenang terhadap klaim tersebut.

"Bisa jadi klaim jumlah KTP pendukung tersebut hanya 'gertak sambal' alias omong kosong yang berbeda dengan kenyataan sebenarnya. Dalam politik hal seperti ini biasa dilakukan sebagai psywar untuk meningkatkan nilai tawar sang calon," ujar Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, kepada wartawan, Jumat pagi (26/2).


Habiburokhman menekankan, Ahok harus memutuskan maju sebagai cagub DKI lewat jalur independen atau lewat parpol. Karena, pengaturan dalam UU Pilkada tidak memungkinkan calon diusung bersamaan oleh parpol maupun warga pendukung independen.

Pasal 42 ayat (1) UU 8/2015 Tentang Pilkada secara tegas mengatur bahwa pasangan calon gubernur didaftarkan oleh partai politik, gabungan partai politik atau perseorangan. Karena kata yang digunakan dalam pasal tersebut adalah "atau", berarti tidak bisa dua jalur pencalonan digunakan sekaligus.

"Tidak bisa juga secara administratif Ahok mendaftar lewat jalur perseorangan tetapi secara faktual juga didukung oleh partai politik," lanjutnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya