Berita

ilustrasi/net

Politik

PILGUB DKI 2017

Pendaftaran Cagub Muslim Dibuka, Syaratnya Ada Sebelas

JUMAT, 26 FEBRUARI 2016 | 08:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Konvensi Calon Gubernur Muslim yang dideklarasikan para ulama dan habaib di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, kemarin, membuka pendaftaran peserta yang diikuti sejumlah syarat.

Acara peluncuran kemarin dipimpin Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq, dan para ulama terkemuka di Jakarta. Dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Konvensi ini dimaksudkan untuk mengikhtiarkan sepasang calon gubernur dan wakil gubernur Muslim untuk berlaga "head to head" melawan Ahok pada Pilgub Februari 2017.

Ketua Dewan Pemilih, KH Fachrurozi Ishaq, mengumumkan, pendaftaran konvensi dibuka dari hari ini, 26 Februari-10 Maret 2016 di Sekretariat Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah, Jalan Kalibata Tengah Nomor 3A, Jakarta Selatan.


"Para calon peserta harus memenuhi sejumlah syarat dan kriteria sebagai calon gubernur yang telah ditentukan oleh para ulama, habaib, asatidz dan tokoh DKI Jakarta," kata KH Fachrurrozi Ishaq.

Menurut KH Fachrurrozi Ishaq setidaknya ada 11 syarat calon peserta konvensi. Syarat yang paling mendasar adalah laki-laki, Muslim, berakal, sehat jasmani dan rohani, alim, serta visioner.

"Harus berakal, biar enggak marah-marah terus, biar enggak ngomong kasar terus ke bawahan," lanjut Ketua Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) itu.

Syarat ketujuh, mempunyai keberpihakan kepada kaum yang lemah (mustadz’afin).

"Bukannya malah menggusuri rumah-rumahnya orang lemah itu," sindirnya.

Syarat berikutnya adalah harus memiliki rekam jejak tak pernah mencela dan memusuhi Islam dan umatnya. Lalu memiliki program kerja yang memihak kaum lemah, bersedia menerima program yang ditawarkan Majelis Tinggi atau Dewan Pemilih, serta siap mendukung dan menjadi juru kampanye calon lain yang terpilih nantinya.

"Bersedia mendukung dan menjadi juru kampanye terhadap siapapun yang berhasil ditentukan oleh Majelis Tinggi-Dewan Pemilih sebagai bakal pasangan calon gubernur Muslim DKI," pungkasnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya