Berita

sabar gorky - dar edi yoga

PENDAKIAN ACONCAGUA

Manajer Ekspedisi: Tim Bermalam Di Confluensia Camp

SELASA, 23 FEBRUARI 2016 | 08:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tim pendaki yang tergabung dalam Ekspedisi Indonesia Raya saat ini tengah bermalam di Confluensia Camp (3.400 mdpl) setelah berjalan kaki selama 4 jam dari Desa Le Penitentes, dengan suhu sekitar 33 derajat.

Hal itu disampaikan Manajer Ekspedisi Indonesia Raya, Dar Edi Yoga, Selasa pagi (23/2).

Tim Ekspedisi Indonesia Raya terdiri dari pendaki tuna daksa kelas dunia, Sabar Gorky, kemudian Asep Sumanntri dan Syatiri Ahmad, serta jurnalis perempuan dari Kantor Berita Politik RMOL, Widya Victoria.


Selain itu, lima anggota Marinir TNI AL yang terdiri dari Letkol (Mar) Rivelson Saragih selaku komandan satuan tugas pendakian Gunung Aconcagua, Kopda (Mar) Sigit Purwoko, Kopda (Mar) Mar Imam Rozikin, Praka (Mar) Erlando Brojosentiko dan Praka (Mar) Didik Rudiyanto.

"Para pendaki bermalam di sini sampai besok malam, dan akan melakukan proses aklimatisasi dari 3.400 mdpl hingga 4.250 mdpl dengan jarak tempuh 18 Km pulang pergi dilanjutkan medical check up setelah proses aklimatisasi," jelas Dar Edi Yoga.

Para pendaki didampingi tiga guide profesional dari Aconcagua Trek yaitu Capi, Julian dan Carlos beserta empat orang porter yang bertugas membawa perlengkapan para pendaki.

Menurut Komandan Satgas Pendakian Acouncagua, Letkol (Mar) Rivelson Saragih, kondisi sembilan personel tim ekspedisi dalam keadaan sehat dan aman. Perbedaan waktu dengan Indonesia adalah 12 jam lebih lambat di Argentina.

Bagi Sabar Gorky bersama Marinir, pendakian Acouncagua adalah pendakian yang kedua setelah 17 Agustus 2015 mereka sukses bersama-sama mencapai puncak Carstenz Pyramid di Papua.

Sabar Gorky sendiri telah berhasil menaklukan dua puncak tertinggi dunia lainnya, yakni Elbrus di Rusia dan Kilimanjaro di Tanzania, pada tahun 2011 yang lalu.

Pendakian Gunung Aconcagua dapat terlaksana berkat dukungan penuh dari Artha Graha Peduli, MatahariMall.Com, Telkom, Kosgoro 1957, dan Kementerian Pariwisata RI. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya