Berita

Dunia

Anggrek Bulan Indonesia Elegan Di Japan Grand Prix Orchid Festival

SABTU, 13 FEBRUARI 2016 | 07:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Anggrek bulan Indonesia tampil cantik di ajang Japan Grand Prix International Orchid Festival 2016 yang digelar di Tokyo Dome, Tokyo, kemarin waktu setempat (Jumat, 12/2).

Japan Grand Prix International Orchid Festival 2016 merupakan salah satu festival anggrek berskala internasional terbesar di dunia yang pada tahun ini memasuki penyelenggaraan tahun ke-26, sejak pertama kali diadakan pada tahun 1990.

Demikian penjelasan yang didapatkan dari Sekretaris II Fungsi Penerangan Sosial Budaya Kedutaan Besar RI di Tokyo, Elfani Prassanti, lewat surat elektroniknya.


Bersama dengan Indonesia, negara lain seperti Angola, Jerman, Nikaragua, Yordania dan Azerbaijan juga menampilkan indahnya kreasi penataan bunga anggrek.

Pada table display acara kali ini, istri Duta Besar RI untuk Jepang, Dr. Dewi L. Ihza Mahendra, memberikan dekorasi aksen batik dan ornamen khas Indonesia guna menampilkan suasana tradisional Indonesia.

Keindahan anggrek bulan berwarna putih yang dipadu dengan nuansa batik tradisional terlihat elegan dan menawan.

Pemilihan dekorasi Batik juga sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia di ajang festival anggrek internasional ini.

Princess Takamado dalam sambutan pembukaan festival anggrek ini menyampaikan bahwa anggrek adalah salah satu jalan menyatukan dunia serta pertukaran budaya.

Pertukaran budaya dapat dilihat dari penampilan table display persembahan istri dari para Duta Besar yang bertempat di Tokyo, Jepang.

Secara khusus,  anggota Keluarga Kekaisaran Jepang, Princess Takamado, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada istri para Duta Besar yang menyajikan penataan bunga anggrek yang apik sekaligus memperkenalkan sisi budaya dari setiap negara.

Festival anggrek tahunan ini diselenggarakan atas kerja sama antara Yomiuri Shimbun dan NHK (Japan Broadcasting Corporation) sepanjang 12-19 Februari 2016 dengan menyertakan eksibitor dari 19 negara dan wilayah, lebih dari 3.000 jenis anggrek, dengan sebanyak lebih dari 100.000 tanaman. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya