Berita

Politik

Menpar: Potensi Indonesia Luar Biasa, Butuh Sinergitas Semua Pelaku Pariwisata

SABTU, 13 FEBRUARI 2016 | 07:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Semua pelaku pariwisata di Indonesia harus berakselerasi dan berinovasi menuju pariwisata Indonesia yang gemilang mengungguli negara lain.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, saat menerima Direksi dan Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Hotel Indonesia Natour (HIN) di Gedung Sapta Pesona Jakarta, kemarin (Jumat, 12/2).

Arief mengatakan, potensi Indonesia sangat luar biasa. Namun, tetap membutuhkan sinergitas dan kerja keras dari semua pelaku pariwisata di Indonesia, termasuk PT HIN.


Arief juga menyatakan siap melakukan berbagai kerjasama program yang pada intinya memajukan pariwisata Indonesia, mengungguli beberapa negara tetangga yang telah lebih dulu melakukan berbagai inovasi di bidang pariwisata.

Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Utama PT HIN Iswandi Said dan Komisaris PT HIN Michael Umbas, didampingi direktur Operasi Djodi Trisusanto dan Direktur Keuangan Andi Manvaludhi

Komisaris PT HIN Michael Umbas menyambut baik tawaran Menteri Pariwisata untuk program bersama antara Kementerian Pariwisata dan PT HIN yang bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan asing masuk ke Indonesia dan mendorong pergerakan wisatawan domestik yang juga tak kalah pentingnya.

"PT HIN tentu siap bersinergi dengan Kementerian yang dipimpin Pak Arief sebagai lokomotif Pariwisata, terutama dalam dalam mendukung program mengejar target 12 juta wisatawan mancanegara," terang Umbas. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya