Berita

USS Harry Truman/net

Dunia

Drone Iran Memata-matai Kapal Induk AS

SABTU, 30 JANUARI 2016 | 07:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Iran menerbangkan drone (pesawat tak berawak) tak bersenjata di atas kapal induk Amerika Serikat dan mengambil beberapa foto yang cukup akurat.

Tanpa menyebut nama kapal induk tersebut, Komandan Angkatan Laut Iran yang dikutip oleh BBC, memuji operasi yang mendapatkan gambaran begitu dekat dengan kapal perang asing itu, untuk mendapatkan rekaman akurat unit-unit tempur pasukan mereka.

Pihak Angkatan Laut AS baru-baru ini mengakui bahwa pesawat drone Iran telah memantau dari atas kapal induk USS Harry S Truman. Tapi tidak diketahui apakah pengakuan ini terkait dengan klaim Iran di atas.


"Aksi itu tidak menimbulkan risiko terhadap USS Harry S Truman, tapi langkah itu tidak normal dan tidak profesional," demikian kantor berita Reuters mengutip juru bicara Angkatan Laut AS.

Sementara itu, Kantor berita Iran, Irinn, menginformasikan bahwa aksi drone itu terjadi pada hari ketiga latihan angkatan laut AS di kawasan Teluk.

Kantor berita Associated Press mengatakan kemungkinan tindakan memata-matai itu terjadi pada Jumat kemarin. Hal itu seiring latihan perang AL Iran yang dimulai awal pekan ini.

Sedangkan Komandan AL Iran, Habibollah Sayyari, saat diwawancara IRNA, menyebut tindakan itu sebagai tanda dari keberanian, pengalaman dan kemampuan ilmiah operator drone Iran.

Hubungan Iran dengan pihak Barat termasuk AS sebetulnya tengah mendingin, sejak sanksi internasional terhadap Iran terkait program nuklirnya akhirnya dicabut pada pertengah bulan ini.

Tapi dalam beberapa hari, AS telah memberlakukan sanksi baru yang terkait dengan program rudal balistik Iran.

Iran mengatakan, sanksi yang mencegah 11 entitas dan individu dari negerinya terkoneksi dengan perbankan AS itu tidak memiliki legitimasi hukum atau moral. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya