Berita

mayjen buyung lalana

Pertahanan

Komandan Marinir Ikuti Apel Komandan Satuan TNI

SELASA, 26 JANUARI 2016 | 18:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komandan Korps Marinir, Mayor Jenderal TNI (Mar) Buyung Lalana, mengikuti Apel Komandan Satuan TNI di Gedung Panti Tjahaya Armada (PTA), Koarmatim Surabaya, Jawa Timur, Selasa (26/1).

Dalam kegiatan itu Mayjen TNI Buyung Lalana berlaku sebagai Ketua Panitia Daerah (Panda).  

Kegiatan dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriatna.


Dispen Kormar memberitakan, kegiatan juga diikuti Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Lukman, Komandan Pasmar-2 Brigjen TNI (Mar) Hasanudin dan Para Komandan Batalyon di jajaran Korps Marinir dengan jumlah keseluruhan peserta sebanyak 615 Perwira TNI dari jajaran TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Apel Dansat TNI tahun 2016 akan digelar selama dua hari di dua tempat berbeda, yaitu Komplek Koarmatim Dermaga Ujung Surabaya dan Kesatrian Sarang Petarung Marinir, Karangpilang.

Apel Komandan Satuan TNI tahun 2016 dilaksanakan dengan tujuan untuk menyampaikan Pokok-Pokok Kebijakan Panglima TNI, menyamakan pemahaman dan persepsi berbagai kebijakan pemimpin, meningkatkan soliditas dan silaturahim seluruh peserta apel Dansat, dan memahami kembali nilai-nilai jati diri TNI dihadapkan pada perubahan lingkungan saat ini.

Sedangkan sasarannya adalah terkumpulnya berbagai masukan dari Satuan Bawah Setingkat Batalyon sampai dengan Satuan Atas Setingkat Kotama berkaitan dengan pelaksanaan tugas serta kendala yang dihadapi sekaligus mencari solusi pemecahan terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi.

Untuk kegiatan di Bhumi Marinir Karangpilang, peserta Apel Komandan Satuan TNI tahun 2016 dibagi menjadi 37 kelompok, kemudian akan melaksanakan lomba ketangkasan militer dengan materi meliputi menembak senapan dan pistol, lempar kapak dan pisau, renang, naik turun jaring, titian tali satu dan tali dua, merayap tali dan dayung perahu karet. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya