Berita

foto: xinhua

Dunia

Paman Sam Bersiap Hadapi Badai Salju Terburuk Dalam Sejarah

SABTU, 23 JANUARI 2016 | 07:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Warga Washington DC, Amerika Serikat, tengah bersiap menghadapi badai musim dingin terparah setelah dua hari kemarin mengalami hujan salju yang melumpuhkan seluruh ibukota negara AS itu.

Badai salju dengan potensi membuat ketebalan hingga 76 cm diprediksi oleh ahli meteorologi AS akan menjadi salah satu badai musim dingin terburuk dalam beberapa dekade di negeri Paman Sam.

Walikota Washington DC, Muriel Bowser, memperingatkan warganya akan ketebalan salju yang memecahkan rekor badai salju pada tahun 1922 (71 cm).


"Kita melihat ini sebagai badai besar. Ini memiliki implikasi hidup dan mati," kata walikota perempuan itu, dikutip dari BBC.

Selain itu, potensi angin kencang dengan kecepatan 50 Km/jam juga menjadi masalah tambahan bagi warga AS. Hembusan paling kuat akan menimpa Washington dan Baltimore.

BBC
juga melaporkan bahwa setidaknya ada lebih dari 6000 penerbangan telah dibatalkan untuk hari Jumat dan Sabtu ini karena badai salju.

Seperti dilaporkan Xinhua, iring-iringan Presiden AS, Barack Obama, juga tak luput dari dampak hujan salju ringan pada Rabu malam lalu, saat ia menuju Gedung Putih. Karena jalan yang licin, perjalanan yang seharusnya ditempuh dalam waktu 25 menit menjadi ditempuh selama 1 jam.

Setelah kejadian itu, Walikota Bowser meminta maaf secara terbuka dan mengakui bahwa kotanya gagal memberdayakan semua kekuatan yang diperlukan untuk menghadapi hujan salju. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya