Berita

Bisnis

Buka Cabang Di Ende, PT Taspen Konkretkan Layanan Pro Aktif

SELASA, 19 JANUARI 2016 | 20:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

PT Tabungan dan Asuransi Pensiun atau Taspen Persero membuka kantor cabang di Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kantor cabang yang berada di Jalan Pahlawan Nomor 20 Kelurahan Kota Raja, Kecamatan Ende Utara itu mulai beroperasi pada 1 Januari 2016.

Peresmian kantor baru itu dilakukan oleh Bupati Ende, Marselinus Y.W Petu, dan Direktur Utama PT Taspen, Iqbal Latanro, pada Selasa (19/1). Iqbal mengatakan, pertimbangan utama membuka kantor di Ende adalah Taspen sebagai BUMN yang punya fungsi utama melayani kebutuhan aparatur sipil negara dalam hal jaminan hari tua dan pensiun bagi mereka.

"Kalau kantor hanya di Kupang, alangkah sulitnya bagi bapak dan ibu untuk berhubungan dengan Taspen, kalau ada klim jaminan kematian maka itu akan membutuhkan waktu yang cukup lama,” kata dia di sela peresmian.


Iqbal mengatakan, kantor Cabang Ende ini merupakan kantor ke-52 yang ada di Indonesia. Pendirian kantor cabang ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan mendekatkan Taspen dengan peserta di 9 kabupaten di wilayah Provinsi NTT yaitu Kabupaten Ende, Sikka, Ngada, Manggarai, Flores Timur, Manggarai Barat, Lembaga, Nagekeo, dan Kabupaten Manggarai Timur, dengan total peserta berjumlah 64.894 orang, terdiri dari peserta aktif 48.767 orang dan pensiunan 16.127 orang.

"Kenapa strategi kita membuka (kantor Cabang Ende)? Karena untuk memudahkan mereka komunikasi dengan Taspen dan menunjang program Taspen yaitu layanan pro aktif," ujar Iqbal.

Iqbal menambahkan, sebagai BUMN, PT Taspen tidak hanya berorientasi pada laba. Untuk itu, PT Taspen memiliki program percepatan yaitu melakukan jemput bola pada para pensiun.

"Target kami sampai Desember 2017, semua orang pensiun tidak perlu repot-repot datang ke PT Taspen untuk melakukan klaim karena kami akan mendatangi. Kami ingin jangan sampai orang keluar duit banyak untuk mendapat jaminan hari tua yang tidak begitu banyak," tutur Iqbal.

Iqbal mengatakan, rencananya setelah membuka kantor cabang di Kabupaten Ende, PT Taspen akan kembali membuka kantor cabang di 4 wilayah berbeda yaitu di Lhoukseumawe, Madura, Lubuk Linggau dan Nias.

Bupati Ende Marselinus Y.W Petu mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PT Taspen yang membuka kantor cabang di Kabupaten Ende. Menurutnya, penempatan kantor cabang Taspen di Ende adalah tepat.

Ia mengaku, sebelum ini banyak pensiunan yang harus ke Kupang untuk mengambil uang pensiun atau tunjangan hari tua. Karena di NTT, baru Kupang saja yang memiliki kantor Taspen.

Sebelumnya, PT Taspen juga telah membuka kantor cabang di Jakarta Selatan yang berada di Grand Panglima Polim Kavling 37-38, Jalan Panglima Polim Raya. Kantor cabang baru tersebut secara langsung diresmikan oleh walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi, Kapolres Jaksel, Camat Jaksel beserta Direktur Operasi dan seluruh mitra bayar dan mitra kerja se Wilayah Jakarta Selatan.

Berdasarkan data sampai Januari 2016, pada Kantor Cabang Jakarta Selatan terdapat 80.949 orang peserta aktif, sedangkan jumlah penerima pensiun  adalah 33.453 orang.

Peningkatan pelayanan Taspen kepada peserta dengan jumlah 6,8 juta orang terus menerus dilakukan, hasil yang dicapai adalah Pelayanan 1 jam telah disertifikasi TUV MORD ISO 9001-2008, Layanan Klim Otomatis, Office Chanelling dengan 48 Mitra Bayar dan 13.300 titik layanan di seluruh Indonesia, Mobil Layanan Taspen, Taspen Mobile Aplication dan TASPEN Calla Center Nomor 021-1500919, dengan target mutu pelayanan Taspen 5T yaitu pelayanan Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat dan Tepat Administrasi.

Pelayanan Taspen saat ini, calon penerima pensiun yang domisilinya jauh tidak perlu datang langsung ke kantor Taspen untuk mengurus pensiun pertama dan Tabungan Hari Tuanya, tetapi cukup mendatangi Mitra Bayar atau BKD terdekat. Karena Taspen telah bekerjasama dengan Mitra Bayar dan BKD melalui Office Chanelling. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya