Berita

Pelaku Bom Bunuh Diri Sempat Dicurigai Dan Diseret Ke Pos Polisi

KAMIS, 14 JANUARI 2016 | 12:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Informasi awal dari tragedi Bom Sarinah menyebutkan pelaku berjumlah enam orang membawa ransel diduga berisi bom.

Kronologi yang beredar di kalangan wartawan menyebut, ketika para pelaku hendak memasuki gedung perbelanjaan Sarinah, mereka melewati pemeriksaan petugas keamanan dalam.

Karena dicurigai membawa benda terlarang, enam orang itu dibawa ke pos polisi di perempatan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.


Saat diseret ke pos polisi, tiga orang langsung meledakkan bom bunuh diri atau diduga granat, sementara tiga orang lainnya mencoba kabur.

Setelah itu terjadi baku tembak antara kepolisian dengan para pelaku, sedangkan bom keempat diledakkan oleh salah satu pelaku di jalan yang berbeda.

Informasi lain beredar di kalangan wartawan, salah satu pelaku yang kabur sedang berlari ke arah jembatan Semanggi. Diduga ia masih membawa senjata api. Ciri-cirinya memakai sepeda motor, berbaju putih dan membawa senjata laras panjang.

Karena kondisi keamanan terakhir masih dilanda kepanikan, belum ada pihak yang dapat dikonfirmasi untuk memastikan kabar di atas. [ald] 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya