Berita

ilustrasi

Pengusaha H. Tjahyadi Tewas Ditembak OTK Di Bekasi

SENIN, 11 JANUARI 2016 | 19:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Sulistyo Pudjo Hartono, menkonfirmasi insiden penembakan pengusaha transportasi H. Tjahyadi Susanto alias Aming bin Bayan, 60.

Warga Perumahan Menteng, Jalan Madina 12 Bekasi, terkapar bersimbah darah setelah ditembak orang tak dikenal, Minggu (10/12) malam. Tjahyadi tewas di dalam mobilnya Mitsubishi Pajero di tempat parkir tronton AK, pinggir Jalan Raya Loji-Karawang, Kampung Citaman, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Bekasi.

"Korban meninggal dunia setelah dua peluru yang ditembakkan dari jarak dekat menembus dada dan tangannya," kata Kombes Sulistyo Senin (11/1), seperti dilansir RMOLJabar.


Kronologis penembakan, kata Pudjo, berawal saat korban hendak menghidupkan mobil dengan nomor polisi B 701 AMG yang diparkir di pinggir Jalan Raya Loji-Karawang.

Dari keterangan saksi di sekitar tempat kejadian, seorang pria dengan perawakan tinggi tegap dan berambut cepak datang dari arah depan menuju ke mobil korban dan langsung menembak korban dari jarak satu meter.

Sebanyak dua kali tembakan yang dilontarkan mengenai kaca depan dan tembus mengenai tangan kanan dan dada sebelah kiri korban hingga korban meninggal bersimbah darah.

"Selesai menembak korban,  pelaku langsung kabur ke arah Karawang bersama rekannya yang menunggu di sekitar lokasi  dengan menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX," terang Pudjo. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya