Berita

Erwin Moeslimin Singajuru/net

Politik

Politisi PDIP: Awas, Para Bandar Narkoba Menguasai Para Politisi

SABTU, 09 JANUARI 2016 | 11:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebetulnya ada contoh baik dari penyelenggaraan Pilkada Serentak 9 Desember 2015 yaitu penyediaan alat peraga kampanye oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut politikus PDI Perjuangan di DPR RI, Erwin Moeslimin Singajuru, hal tersebut menjadi contoh agar tidak ada lagi perlombaan modal secara vulgar dalam pesta demokrasi.

"Dalam melakukan kampanye, alat peraga disediakan KPU. Itu adalah kemajuan, sebelumnya tidak seperti itu," ujar Erwin dalam diskusi "Kas Partai Politik: Anggaran Rakyat atau Kantong Konglomerat?" di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (9/1).


Terkait dengan itu, Erwin menyepakati usul pendanaan partai politik oleh negara. Hal ini menurutnya dapat mengindari parpol dari permainan uang para pemilik modal. Pendanaan parpol oleh negara juga menyelematkan parpol dari orang-orang yang menjadikan politik sebagai kedok kejahatannya.

"Kita enggak mau yang hadir di parpol para bandit yang memanfaatkan demokrasi untuk kepentingan mafioso. Belum lagi, misalnya fenomena kejahatan narkoba, bandar narkoba menguasai para politisi, di banyak negara lain sudah ada terjadi," katanya.

Jumlah dana untuk sebuah parpol dari negara, menurut Erwin, dapat menyesuaikan dengan jumlah anggota atau kader partai itu yang bertugas di DPR RI atau DPRD.

"Kalau mau contoh negara demokrasi yang biayai partai politiknya itu sudah banyak. Meskipun itu negara kafir, enggak apa-apa saya kira (dicontoh)," tegasnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya